masukkan script iklan disini
MASJID AS-SYIFA CICADASFIQIH ZAKAT (1)
|
عَنْ
عَلِيٍّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
فَإِذَا كَانَتْ لَكَ مِائَتَا دِرْهَمٍ وَحَالَ عَلَيْهَا الْحَوْلُ فَفِيهَا خَمْسَةُ
دَرَاهِمَ وَلَيْسَ عَلَيْكَ شَيْءٌ يَعْنِي فِي الذَّهَبِ حَتَّى يَكُونَ لَكَ عِشْرُونَ
دِينَارًا فَإِذَا كَانَ لَكَ عِشْرُونَ دِينَارًا وَحَالَ عَلَيْهَا الْحَوْلُ فَفِيهَا
نِصْفُ دِينَارٍ-رواه ابو داود-
Dari Ali, dari Nabi saw. Beliau bersabda,
“Maka jika kamu mempunyai 200 dirham dan telah mencapai 1 tahun, maka wajib
zakat sebanyak 5 dirham (2,5%), dan tidak wajib atasmu (tentang emas) hingga
engkau mempunyai 20 dinar, dan kalau kamu mempunyai 20 dinar dan telah mencapai
1 tahun, maka wajib zakat ½ dinar (2,5 %)” H.r. Abu Daud
وَلاَ فِيْمَا دُوْنَ خَمْسَةِ
أَوَاقٍ صَدَقَةٌ - رواه مسلم -
Dan
tidak wajib zakat dari yang kurang dari lima uqiyah. H.r. Muslim
Keterangan:
1. Perak yang
kurang dari enam ratus (600) gram tidak wajib dikeluarkan zakatnya, adapun
mengenai emas bila beratnya sudah mencapai dua puluh mitsqal atau 90
gram atau seukuran 20 dinar baru dikeluarkan zakatnya. Emas yang kurang dari 20
mitsqal atau 90 gram berarti kurang dari dua puluh dinar tidak wajib
dikeluarkan zakatnya.
2. Uang simpanan
tunai atau dalam bentuk surat berhaga
wajib dikeluarkan zakatnya 2 ½ % apabila sudah mencapai nishab (senilai
90 gram emas) dan haul (masa 1 tahun)
B. Emas dan perak sebagai perhiasan (dipakai)
قَالَتْ
أُمُّ سَلَمَةَ كُنْتُ أَلْبَسُ أَوْضَاحًا مِنْ ذَهَبٍ فَقُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ
أَكَنْزٌ هُوَ؟ قَالَ إِذَا أَدَّيْتَ زَكَاتَهُ فَلَيْسَ بِكَنْزٍ-رواه ابو داود-
Ummu
Salamah berkata, “Aku pernah memaki gelang-gelang dari emas, lalu aku bertanya,
‘Wahai Rasulullah, apakah ia termasuk kanzun (simpanan)? Rasulullah menjawab,
‘Jika engkau keluarkan zakatnya, maka itu tidak termasuk kanzun.”’ H.r. Abu
Daud
أَنَّ
الْمَرْأَةَ أَتَتِ النَّبِيَّ وَمَعَهَا ابْنَةٌ لَهَا وَفِي يَدِهَا مَسَكَتَانِ
مِنْ ذَهَبٍ فَقَالَ لَهَا أَتُعْطِيْنَ زَكَاةَ هذِهِ؟ قَالَتْ لاَ قَالَ أَيَسُرُّكِ
أَنْ يُسَوِّرَكِ اللهُ بِهِمَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ سِوَارَيْنِ مِنْ نَارٍ؟ فَخَلَعَتْهُمَا
فَأَلْقَتْهُمَا
Sesungguhnya
seorang perempuan telah datang kepada Nabi saw. dan besertanya seorang anak
perampuan yang mengenakan dua gelang dari emas, maka Nabi saw. bersabda
kepadanya, “Sudahkah ini engkau keluarkan zakatnya? Jawabnya, ‘Tidak’ Apakah
menggembirakanmu (karena dua gelang ini) Allah akan pakaikan kamu dua gelang
dari api neraka pada hari kiamat? Maka perempuan itu melepaskan dan melemparkan
keduanya.’” H.r. Abu Daud
Dalam riwayat al-Hakim diterangkan: Sesungguhnya
Aisyah r.a. telah datang kehadapan Rasulullah saw. dengan mengenakan cincin
dari perak, maka Rasulullah saw. bersabda, “apakah ini hai Aisyah? Ia menjawab,
‘Saya lakukan ini supaya menghiasiku guna membahagiakan engkau wahai
Rasulullah’ Maka Rasulullah bersabda, ‘Sudahkah engkau keluarkan zakatnya?’ Ia
menjawab, ‘tidak’ Kemudian Rasulullah bersabda, ‘Cincin ini cukup untuk
memasukanmu ke neraka.”’ H.r. Al-Hakim
Keterangan:
1. Perhiasan berupa emas atau
perak yang disimpan wajib dikeluarkan zakatnya 2 ½ % setelah memenuhi haul
(masa 1 tahun) dan nishab (ukuran minimal 90 gram)
2. Perhiasan berupa emas atau
perak yang dipakai wajib dikeluarkan zakatnya 2 ½ % tanpa syarat haul
dan nishab.